Langsung ke konten utama

MicroTeaching

Micro Teaching adalah sebuah model yang dikecilkan, yakni jumlah peserta didiknya dibatasi antara 5 sampai 15 orang, ruang kelasnya kira-kira setengah dari ukuran kelas biasa. Pelaksanaan pembelajarannya dibatasi antara 10 sampai 15 menit, ditambah dengan evaluasi pembimbing sekitar 5 menit per orang. Materinya dibatasi dengan beberapa sub topik bahasan yang disederhanakan. Untuk membedakannya dengan praktek mengajar disekolah/madrasah, maka kuliah Micro Teaching disebut dengan istilah praktek mengajar dalam kelas. Bagi Fakultas Tarbiyah kegiatan ini disebut pula dengan PPL I.

Tujuan, Sasaran, dan Fungsi
Kuliah Micro Teaching bertujuan untuk membekali/melatih kemampuan mahasiswa agar memiliki keterampilan dasar khusus dalam proses belajar mengajar.
Sasaran yang hendak dicapai dalam program ini adalah terbinanya calon guru yang memiliki :
1) Pengetahuan tentang proses belajar mengajar
2) Keterampilan dasar khusus dalam proses belajar mengajar
3) Sikap dan perilaku sebagai guru ideal
Sedangkan fungsi Micro Teaching selain sebagai sarana latihan dalam mempraktekan keterampilan mengajar, juga menjadi salah satu syarat bagi mahasiswa keguruan yang akan mengikuti praktek profesi mengajar di sekolah/ madrasah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BAHAYA DAN RESIKO DI LABORATORIUM

I.                    PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Berbagai cara dilakukan oleh guru ataupun pihak sekolah untuk selalu meningkatkan serta mendukung proses belajar siswa yang lebih efektif dan efisien. Meskipun banyak faktor yang menentukan kualitas pendidikan atau proses belajar, salah satunya yang terkait dengan pusat sumber belajar, media belajar dan tempat belajar yang layak. Dalam proses pembelajaran terdapat beberapa mata pelajran di sekolah seperti IPA, IPS, Bahasa, dan Seni tidak lepas dari suatu kegiatan praktikum yang dapat dilakukan di luar  maupun di dalam ruangan. Suatu kegiatan praktikum khususnya untuk para pembelajar IPA sangat membutuhkan suatu ruang laboratorium sebagai wadah kegiatan eksperimen. Banyak berbagai fasilitas yang dapat dijadikan sebagai pusat sumber belajar  salah satunya adalah laboratorium. Laboratorium sangat diperl...

BUDAYA MODERN,CIRI-CIRI DAN PERBEDAAN BUDAYA BARAT-MODERN

BUDAYA MODERN,CIRI-CIRI DAN PERBEDAAN BUDAYA BARAT-MODERN (Tugas Mata Kuliah Umum Ilmu Sosial dan Budaya) Oleh Trian Hermawan 1013022060 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG BANDAR LAMPUNG 2011 PEMBAHASAN A.     Budaya Modern 1.     Pengertian Kebudayaan Kebudayaan atau yang disebut peradapan   adalah pemahaman yang meliputi pengetahuan, kepercayaan , seni, moral, hukum, adat istiadat yang diperoleh dari anggota masyarakat (Taylor 1997). Pendapat umum, kebudayaan adalah sesuatu yang baik dan berharga dalam kehidupan masyarakat. (Bakker 1984). Pola tingkah laku mantap yaitu pikiran, perasaan, dan reaksi yang diperoleh dan terutama diwujudkan oleh simbol-simbol   pada pencapaian tersendiri dari kelompok manusia yang bersifat universal (Kroeber & Klukhon 1950). Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta “bu...

PENELITIAN PENGEMBANGAN (R AND D) DAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CAR)

PENELITIAN PENGEMBANGAN (R AND D) DAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (CAR) (Tugas Mata Kuliah Metodologi Penelitian ) Oleh : Kelompok 6 Andi Fajar S              (1013022020) Arfilian Satawag       (1013022024) Nani Pahini                (1013022076) Ratri Sekar P.            (1013022054) Trian Hermawan      (10130220 60 ) PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSA N PENDIDIKAN MIPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG 2012 I.                    PENELITIAN PENGEMBANGAN ( RESEARCH DAN DEVELOPMENT (R&D) ) A.     Pengertian Penelitian Pengembangan ( Research...